Skip to main content

Keuntungan Singkong Gajah Capai Rp 40 Juta Lebih


Tanaman singkong memang tak bisa dianggap remeh. Apalagi varietas singkong gajah. Bukan hanya dari sisi rasanya yang gurih bila dikonsumsi, tetapi karena produk turunannya yang memberikan potensi besar dari sisi bisnis.

Fakhrurozi, Bendarahara Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) Kaltim menuturkan, permintaan akan chip mocaf--sebagai salah satu produk setengah jadi menggunakan bahan baku singkong-yang nantinya diolah menjadi makanan ataupun snack menjadi salah satu peluang yang bisa dilirik petani ataupun pengusaha yang tertarik menggarap usaha penanaman ataupun pengolahan singkong gajah.

Dalam sebulan, permintaan akan chip mocaf yang diterimanya bisa mencapai 1.000 ton. Sedangkan kapasitas pabrik yang dikelolanya di bawah bendera Kaltim Bintang Perkasa hanya bisa menangani hingga 50 ton.


"Kami masih terkendala cuaca untuk pengeringan produk. Kami memiliki oven namun kapasitasnya tidak begitu besar," kata Fakhrurozi.Soal bahan baku, kata Fakhrur sebenarnya tersedia cukup banyak di berbagai wilayah di Kaltim. Untuk Samarinda saja, ada sekitar 500 hektare lahan yang ditanami singkong dan belum termasuk di wilayah Kukar, Paser dan Kutim.

Fakrur menggambarkan keuntungan yang bisa diperoleh petani dari sisi penanaman singkong bisa mencapai puluhan juta rupiah. Untuk lahan seluas 1 hektare rata- rata bisa menghasilkan hingga 80-100 ton singkong gajah, dengan biaya pengolahan lahas sebanyak Rp 25 juta.
"Bila singkong dijual dengan harga Rp 600/kg maka bisa mendapatkan Rp 60 juta dan dipotong biaya pengolahan lahan Rp 25 juta. Itu belum termasuk dengan hasil penjualan batang bibit Rp 500/jengkal serta daun singkong untuk pakan ternak. Oleh karenanya, ini bisa menjadi pilihan bisnis yang menjanjikan, selain dari batubara dan sawit," paparnya.

Hanya saja, para petani masih mengandalkan bahan baku mentah untuk dijual pabrik. Padahal nilai yang bisa diterima petani bisa jauh lebih besar bila dijual dalam chip mocaf. Bila telah diproses menjadi chip mocaf, kata Fakhrur maka produk tersebut bisa bertahan hingga 1 tahun.
Sedangkan bila dalam bentuk singkong hanya bertahan 2x24 jam, sehingga kualitasnya pun berubah bila diangkut ke pabrik yang lokasinya jauh.

"Kami siap membeli chip mocaf petani dengan harga Rp 2.800/kg dan siap kami ambil di manapun lokasinya. Sedangkan bila dalam bentuk singkong hanya Rp 600/kg. Dengan memberikan nilai tambah pada produk, maka produknya pun lebih tahan lama dibandingkan masih bentuk bongkol," paparnya. (*)

Comments

Popular posts from this blog

Panduan Singkat Budidaya Bawang Merah

Penanaman bawang merah umumnya dilakukan pada musim tanam Mei-Juni dan akhir musim penghujan untuk beririgasi teknis seperti di daerah pusat produksi bawang merah seperti Brebes, Probolinggo dan Nganjuk. Penanaman dapat dilakukan sepanjang tahun. Namun umumnya penanaman dilakukan secara serempak sehingga pada saat panen, produksi selalu melimpah. Padahal sebenarnya penanaman dapat dilakukan secara berjadwal atau bergilir sehingga panen bawang merah tidak bersamaan. Cara penanamannya juga tergolong tidak bergitu rumit. Intinya terdapat pada pengolahan tanah, pemupukan dan pasca panen. PENGOLAHAN TANAH Cara pengolahan tanah dan penanaman sangat menetukan produksi bawang merah . Bawang merah membutuhkan tanah gembur, oleh karenanya pengolahan tanah sangat diperlukan hingga tanah menjadi gembur dengan kedalaman olah sekitar 25-30 cm. Penanaman lebih baik dilakukan dalam bedengan untuk musim kemarau sekitar 20-25 dan untuk musim penghujan sekitar 40-50 cm. Penanaman tanpa...

Jangan Pernah Kesampingkan Peluang Usaha Agrobisnis Jamur Tiram

Sengaja saya ambil headline artikel ini dengan tema diatas karena banyak sekali entrepreneur muda yang jarang  melirik peluang usaha agribisnis . Saya sendiri tidak tahu apa alasannya. Entah karena nggak keren atau karena kurang gaul, yang jelas, tidak banyak entrepeneur muda yang terjun di bidang agribisnis. Padahal menurut saya, “kultur dan budaya bisnis di Indonesia” sangat cocok untuk usaha agrobisnis. Tapi baiklah, saya tidak akan mempermasalahkannya terlalu jauh. Saya akan langsung menuju topik utama kali ini, “Jangan Pernah Remehkan Peluang Usaha Agrobisnis Jamur Tiram” . Saya sangat beruntung karena teman saya yang terjun di usaha ini, ibu Yanti, mau menceritakan kepada saya tentang usaha budidaya jamur tiram ini. Siapa yang tak kenal dengan jamur tiram. Jamur dengan rasa yang enak seperti daging ini banyak digemari oleh masyarakat. Permintaan pasar yang terus meningkat memberikan angin segar bagi para pembudidaya jamur tiram. Setahu saya usaha budida...

Cari Peluang Usaha Modal Kecil? Ini Solusinya! (Bagian 1)

Sejujurnya, membahas peluang bisnis dengan modal kecil tidak akan ada habis-habisnya. Mayoritas orang yang berbisnis pasti berusaha sekuat tenaga untuk meminimalisasi modal yang dikeluarkan. Baik yang bisnis sampingan atau yang bisnis utama atau yang baru terjun maupun yang sudah sedikit kawakan seperti saya yang belum juga pasif income. Oleh sebab itu, artikel tentang peluang usaha modal kecil ini akan saya bagi menjadi dua. Flashback sedikit, akhir tahun 2008 saya dikenalkan oleh seorang pengusaha yang berjualan mesin pertanian. Waktu itu saya masih berkonsentrasi untuk melakukan riset pemasaran produk utama saya. Orang ini termasuk pecinta makanan seafood. Jadi sangat pas untuk saya jadikan responden. Usut punya usut, ternyata dia bisnis internet. Hanya dalam waktu 2 tahun dia mampu membangun perusahaan dengan belasan orang karyawan beromset ratusan juta rupiah. Kemudian saya pikir, mana salesman -nya ya? Semuanya kerja di depan komputer. Ternyata dia mengguna...